Direktur Allianz menghadirkan solusi praktis bagi para orang tua untuk mempersiapkan warisan kepada anak di masa depan, yaitu menggunakan asuransi jiwa. Dalam hidup ini ada banyak resiko-resiko tidak terprediksi yang bisa menimpa, termasuk adalah kematian, kematian yang dialami oleh seorang pencari nafkah atau tulang punggung keluarga tentunya akan menjadi pukulan besar bagi yang ditinggalkan, karena bisa berdampak pada kelangsungan hidup anggota keluarga yang lain. Itulah mengapa solusi terbaik adalah membeli asuransi jiwa.
Apa Itu Asuransi Jiwa?
Asuransi jiwa termasuk ke dalam sebuah produk perlindungan finansial yang nantinya akan memberikan jaminan atas kehidupan seseorang. Jadi ini merupakan bagian dari produk keuangan yaitu perjanjian antara peserta dan perusahaan asuransi, di mana peserta membayarkan sejumlah uang kepada perusahaan asuransi atau yang dikenal sebagai premi, sedangkan perusahaan asuransi memiliki tanggung jawab untuk menjamin biaya kebutuhan keluarga atau ahli waris ketika tertanggung meninggal dunia, yaitu dengan mencairkan uang manfaat asuransi.
Masih banyak yang menyamakan asuransi dengan tabungan, padahal keduanya jelas berbeda, jika menabung ke bank maka nasabah bisa mengetahui Berapa jumlahnya, serta melakukan penarikan sewaktu-waktu atau ketika membutuhkan. Hal ini tidak berlaku dalam produk asuransi, karena uang yang sudah dibayarkan dalam bentuk premi ini hanya dapat dicairkan ketika peserta mengajukan klaim, saat terjadi risiko yang dilindungi oleh asuransi.
Jenis-Jenis Asuransi Jiwa
Direktur Allianz masih sering menjumpai masyarakat yang tidak paham mengenai produk asuransi jiwa yang dibeli, sehingga pada akhirnya justru menyesal menggunakan produk tersebut. Penting untuk diketahui bahwa asuransi jiwa ini punya banyak jenis dengan manfaat yang berbeda-beda, diantaranya adalah :
- Asuransi jiwa murni, asuransi jiwa yang paling populer serta banyak dipakai oleh masyarakat adalah asuransi jiwa murni, produk asuransi yang punya manfaat utama sebagai proteksi, fokusnya hanya memberikan pertanggungjawaban kepada ahli waris ketika tertanggung meninggal dunia, tanpa disertai dengan manfaat tambahan lain baik itu tabungan ataupun investasi. Asuransi jiwa jenis ini pas dipakai sebagai persiapan warisan, karena secara manfaat sangat besar hingga milyaran rupiah, terbilang lebih aman juga dari risiko dan hangus, apalagi ketika peserta memilih jangka waktu proteksi maksimal hingga seumur hidup.
- Asuransi jiwa dwiguna, produk asuransi jiwa dwiguna ini adalah solusi untuk bisa mendapatkan proteksi sekaligus menabung, contohnya adalah dipakai untuk tujuan mempersiapkan dana pensiun setelah tidak bekerja lagi. Asuransi jiwa dwiguna merupakan bagian produk asuransi yang punya manfaat untuk tabungan juga, ketika tidak terjadi klaim selama jangka waktu proteksi atau perlindungan asuransi, maka peserta bisa mengajukan klaim nilai tunai asuransi tersebut, jadi sama artinya seperti menabung. Jangka waktu perlindungan bisa disesuaikan dengan kebutuhan, mulai dari 1 tahun, 2 tahun, sampai yang paling lama adalah 20 tahun.
- Asuransi jiwa unit link, hadir juga produk asuransi jiwa yang punya manfaat tambahan sebagai sarana investasi, selain nantinya peserta bisa merasakan manfaat dalam bentuk proteksi di masa depan, Maka peserta asuransi juga berhak menerima keuntungan investasi dari instrumen yang dipilih. Harga premi asuransi jiwa unit link lebih mahal dibandingkan asuransi murni, namun sebanding dengan keuntungan yang dirasakan. Tidak hanya bisa mendapatkan manfaat tunai, namun juga keuntungan investasi yang dapat ditarik lewat rekening. Sebelumnya Anda juga harus tahu bahwa dalam investasi ini selain berpotensi memberikan keuntungan, maka potensi kerugian juga. Pada saat mengalami kerugian maka uang asuransi bisa saja ikut hilang, bahkan tidak bisa memberikan manfaat proteksi kepada peserta.
- Asuransi jiwa kredit, produk asuransi jiwa kredit ini difokuskan kepada peserta yang mengambil pinjaman melalui bank atau lembaga keuangan, sebagai bentuk jaminan kepada pemberi pinjaman, jika seandainya peserta meninggal dunia, maka perusahaan akan mencairkan uang asuransi untuk menutup sisa hutang atau kredit.
Berbeda jenis asuransi jiwa tentu akan berbeda pula manfaat yang didapatkan, itulah mengapa peserta tidak boleh asal pilih. Sebelumnya Direktur Allianz sudah memberikan panduan bagaimana cara memilih asuransi jiwa yang tepat sesuai dengan kebutuhan. Jangan ditunda pembeliannya karena semakin lama harga premi jadi semakin mahal, risiko kematian juga jadi semakin tinggi.